Sekedar sharing foto-foto perjalanan ke
Nepal, terutama trekking ke Australian Camp bulan November 2018 lalu. Nepal tidak berada dalam bayangan saya sebagai perjalanan trekking. Apalagi
industri pariwisata Nepal sempat terguncang setelah gempa bumi 7,8 Skala
Richter mengguncang negeri itu pada April 2015. Setelah dua tahun berlalu,
bagaimana negeri ‘Atap Dunia’ itu memulihkan diri?
Kesempatan untuk membersamai kakak perempuan saya dan teman2nya,
saya pun menapaki jalur “baby trek” di kawasan sebelum gerbang masuk ke Annapurna
Basecamp Trek atau dikenal sebagai
Annapurna Sanctuary Trek-Annapurna Conservation Area. Ini perjalanan pertama dengan
teman-teman group yang berusia sekitar 45 hingga 68 tahun, menyusuri Trek
menuju Australia Camp sekitar 2050 mdpl, yang merupakan salah satu titik start
trekking menuju Annapurna Base Camp. Kami mulai trekking ditemani seorang
trekking guide ber-lisensi @Chitra _Tamu yang sangat professional dan cekatan, bersama
beberapa orang Sherpa dan porter, dengan mengambil jalur Pokhara-Naudanda (Sembilan Bukit) - Bhadaure-Australian Camp Mountain
Lodge-Dhampus-Pokhara. Jalur ini menawarkan
jalur trekking yang
tidak sulit dan banyak jalur landai, sehingga sesuai untuk trekker pemula.
Ketika
menyusuri jalur ini, saya teringat ketika menyusuri jalur-jalur trekking di
Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Kondisinya tidak jauh
berbeda, karena jalurnya sudah tertata rapi dengan bebatuan sehingga langkah
kami terasa nyaman. Pemandangannya pun mirip dengan di Indonesia, kami melalui lahan-lahan
pertanian dan desa-desa khas Nepal. Dan setelah mulai masuk ke batas Annapurna Sanctuary Trek, pemandangan pun beralih menjadi
hutan,
pohon-pohon, berbagai vegetasi, termasuk cuitan burung2 alam liar.
Pengelolaan
wisata petualang berbasis alam memang mendapat perhatian khusus pemerintah Nepal. Selain
alam pegunungannya yang menyajikan kekayaan alam, juga kekayaan budaya menjadi
daya tarik tersendiri yang menarik siapa pun untuk datang. Kebijakan pemerintah
yang menerapkan berbagai kemudahan dan fasilitas bagi wisatawan juga menjadikan negeri ini
mengalami masa paling sibuk sepanjang tahun.












Komentar
Posting Komentar